21 Maret 2010

Jalan Sehat Saat Otak Jenuh

Rata Penuh









SDN Banyuurip II / Banyuurip, Senori Tuban mengadakan kegiatan jalan sehat untuk penyegaran otak murid dan guru. Jalam sehat melalui kawasan hutan yang sudah mulai gundul karena penebangan liar. hutan yang dulunya hijau kini menjadi lahan pertanian yang tak ada lagi tumbuhan besar. meskipun melewati hutan suasana panas tetap menyelimuti. para murid membawa bekal dari rumah masing-masing untuk di makan di hutan yang masih tersisa. enaknya makan sambil berteduh di bawah pohon yang masih tersisa tetapi pak gurunya tak sempat membawa bekal jadi duduk-duduk saja di jembatan di dalam hutan. meski lumayan capek tetapi suasana senang membuat kelelahan berubah menjadi semangat. (yangguru)

20 Maret 2010

Tasyakuran Pendirian Reog Kete-kete Hore Sidoharjo Senori Tuban di Balai Desa Sidoharjo











Reog di Sidoharjo Senori Tuban dalam rangka tasyakuran pendirian Reog atau Sandur digelar secara sederhana. Reog pimpinan bapak Sumiran dari dusun Wadung dengan para pemain Slamet sbg gendruwo, Supat sbg Perot, peno sebagai Pentol, Waji sebagai barongan ditambah Sekar sebagai pemain kuda lumping beraktrasi dengan sangat menghibur masyarakat Sidoharjo. Masyarakat berbondong bondong untuk menyaksikan reog di balai desa Sidoharjo, Senori, Tuban. Ibu ibu dan anak anak sambil membawa tikar dan makanan kecil dengan suara bergemuruh memberi tepuk tangan terhadap pemain reog ini. Para penabuh gamelan cilikpun mengiringi pagelaran reog. Meskipun penabuh gamelan masih usia SD tetapi mereka mahir sekali dalam memainkan alat musik tradisional ini. Rencananya Reog yang baru terbentuk ini akan melakukan tour keliling kampung di sidoharjo. Selain itu bagi masyarakat pribadi yang ingin menanggap dalam rangka hajatan, sunatan, ulang tahun, mantenan dan lainya dapat menghubungi bapak Slamet, Supat atau Pemimpin Rombongan dengan biaya sangat murah dan bisa di nego. Dalam tour di balai desa ini Reog di danai dari sumbangan masyarakat untuk mengganti lampu yang pecah akibat dicaplok Gendruwo ketika tour di sumur mbrumbung malo. Masyarakat sangat antusias dalam memberi sumbangan pada saat pentas mulai dari Rp.500 sampai Rp.10.000. Jumlah sumbangan pada malam ini 20 Maret 2010 mencapai Rp.265.300. Rencananya tour akan dilanjutkan di mbanaran tapen dan lanjam pada setiap malam minggu sampai tour selesai. Para pemain reog juga menyuguhkan hiburan campur sari dengan para pemain sekar dan kawan2. Mereka selain bisa bermain kuda lumping juga pandai dalam menyanyi gending jawa. Meski hanya diterangi dua lampu mereka dapat menghibur para penonton yang haus akan hiburan dan tontonan. Suasana penonton yang tertib dan duduk dengan rapi dan cuaca cerah membuat kenyamanan dalam menyaksikan reog semakin asik dan menyenangkan.

SELAMAT ATAS TERBENTUKNYA REOG KETE-KETE HORE

(yangguru)

11 Maret 2010

NUPTK Kabupaten Tuban Jatim

Bagi para guru yang ingin mengetahui NUPTK (Nomor Unik Pendidik Dan Tenaga Kependidikan) di Kabupaten Tuban Silahkan download